RSS Feed

Hola! Me llamo Pedro(sa)

Posted on

Bulunya putih bersih (kecuali ketika abis gulung-gulung di tempat kotor), matanya biru dan suaranya cempreng super manja. Kenalkan, namanya Pedro. Nama panjangnya Pedrosa.

Dua tahun lalu, ada seekor kucing kecil yang tiba-tiba nongkrong di teras rumah dan enggak mau pergi. Mungkin ketika itu umurnya baru sebulan atau 3 minggu karena ia tampak sangat sangat kecil imut tapi menyebalkan. Dia tampak sendiri tanpa induk ataupun teman. Dia hanya duduk diam di teras dan enggak macam-macam pada hari pertama. Karena kasihan, adek saya memberinya makan. Adek saya dari dulu memang udah sering ngasih makan kucing yang mampir ke rumah, gak seperti saya yang aslinya dulu benci sama kucing. Sejak itu, si kucing kecil sama sekali gak pernah meninggalkan rumah kami.

Setelah beberapa hari, si kucing kecil makin rese. Dia mulai ngaing-ngaing kalau minta makan. Yang paling menyebalkan adalah ketika dia selalu mengikuti kaki ke manapun melangkah kalau dia belum diberi makan sehingga kaki sering keserimpet si kucing. Saya adalah orang yang paling sebel dengan kedatangan si kucing di rumah saya pada awalnya. Saya beberapa kali menendang si kucing ketika kaki saya keserimpet badannya yang menempel kaki saya. Tentu nendangnya enggak serius dan enggak pakai tenaga, hanya sekedar menyemplakkan kaki saya ke badannya biar dia sadar kalau saya enggak suka dengan dia. Tapi percuma sih, tetep aja dia nggelendotin kaki saya dan kaki siapapun yang ada di rumah. Bener-bener kucing yang punya karakter, ndablek kalau kata orang jawa.

Entah bagaimana ceritanya, saya tiba-tiba suka sama si kucing. Kira-kira setelah 6-7 bulan sejak kedatangannya ke rumah, hati saya luluh juga sama keimutannya. Hal pertama yang membuat saya suka padanya adalah matanya yang biru. Saya kan penyuka manusia-manusia bermata biru, jadi saya juga harus suka kucing bermata biru, begitulah alasan yang saya ciptakan kalau ditanya kenapa suka sama si kucing. Karena alasan warna matanya itu pulalah saya mantap menamainya Pedrosa; nama orang bule yang saya pinjam untuk kucing bule saya. Mungkin penggemar balap Moto GP tanya, kok enggak Marquez atau Rossi, kenapa Pedrosa, kan saya pengagum Rossi? Entahlah, saya enggak bisa jawab.

Banyak orang (termasuk saya dulu) bilang bahwa kucing itu mempunyai sifat negatif, seperti suka nyolong, enggak setia dengan pemiliknya dan enggak bisa diajarin ini itu. Well, yea, ada benernya tapi hampir semua sifat-sifat itu enggak dimiliki Pedro.

Pedro setia. Untuk ukuran kucing dia amat sangat setia dengan kami sekeluarga selaku juragan dia. Kalau ibu saya belanja pagi ke tukang sayur, si Pedro akan menguntit di belakang sampai di suatu ujung jalan. Dia memang enggak akan “nganter” ibu saya sampai ke penjual sayur karena mungkin terlalu jauh (dia enggak suka pergi jauh dari rumah, sejauh-jauhnya cuma jarak 5 rumah aja). Di suatu ujung jalan itu dia berhenti lalu menghilang, mungkin masuk ke dalam rumah tetangga. Kerennya, si Pedro muncul ketika ibu saya balik dari warung menuju rumah. Begitulah yang diceritakan ibu saya ke saya hampir setiap hari.

Pedro emang paling suka menempel dan mengendus kaki siapapun di keluarga kami. Tempat favoritnya adalah dapur. Kalau ibu lagi masak, Pedro pasti duduk manis di bawah kursi makan atau di atas keset di belakang pintu dapur. Dia enggak ngapa-ngapain, cuma semacam nemenin ibu masak. Ya mending dia bisa bantuin nyuci piring atau ngambilin cabe, dia kadang malah tidur. Pokoknya dia hanya ingin dekat dengan juragannya.

Kadang saya mendapati Pedro tidur pulas di dapur di bawah kursi makan atau di atas keset di belakang pintu dapur. Dan sering pula ketika saya lewat dapur mau ke kamar mandi saya ngeliat posisi tidurnya yang meliuk persis kek kucing lagi yoga. Biar gak mengganggu tidurnya, saya melangkah pelan ke arah kamar mandi. Dan sungguh luar biasa ketika saya keluar kamar mandi, saya mendapati si Pedro sedang duduk manis di keset depan pintu kamar mandi sambil memandangi saya keluar kamar mandi. Pertama kali mengetahui itu saya heboh cerita ke seluruh orang, sekarang udah biasa karena Pedro selalu menunggui saya kalau saya lagi di depan kamar mandi. Dan ini dilakukan ke seluruh keluarga saya, ke adek, ibu, dan bapak. Semua ditungguin sama Pedro kalau lagi di dalam kamar mandi.

Pedro gak suka mencuri. Pedro memang gak pernah nyolong makanan, tapi dia sering naik ke meja makan yang kosong kalau saya lagi ngeracik makannya. Ceritanya dia suka gak sabar pengen segera makan jadi sampe naik-naik meja. Saya gak perlu nurunin dia dengan tangan saya, saya cukup berteriak dengan nada agak tinggi untuk membuatnya turun dari meja. Setelah itu, dia akan duduk dengan dua kakinya sambil tetep cerewet ngeong-ngeong tanpa berani lagi naik ke atas meja. Keren yah?

Dulu saat bulunya rontok parah, ibu saya melarang Pedro masuk rumah biar bulunya gak nempel ke makanan dan pakaian di dalam rumah. Dia hanya boleh berada di teras dan gak boleh masuk. Namanya juga kucing, kadang nyolong-nyolong masuk kalau pintu lagi terbuka. Lucunya, walaupun sedang berlari-lari kecil menuju dapur dari arah teras, si Pedro akan mendadak menghentikan langkah lalu berbalik arah menuju teras lagi kalau sudah denger teriakan ibu, “E…e…e” dengan nada tinggi. Keren kan? Saking senengnya ibu sama adegan ini sering dengan sengaja buka pintu biar si Pedro masuk lalu si Pedro akan diteriakin biar dia berhenti berlari dan berbalik arah kembali menuju teras.

Saking cintanya saya sama si Pedro, kalau Pedro sakit dikit saya pasti panik parah dan bahkan pernah nangis waktu sholat mendoakan kesembuhan untuk kucing tersayang. Waktu itu si Pedro sakit parah dan saya berkali-kali gagal bawa dia ke dokter. Ya begitulah, cinta itu sangat universal dan enggak beralasan khusus. Pedro adalah bagian dari keluarga saa sekarang.  Te amooo, Pedro….

My boss' bags are comfortable!

My boss’ bags are comfortable!

la foto (3)

I am sleepy

Am I cute?

Am I cute?

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s

%d bloggers like this: